Selasa, 5 April 2011

.:SETITIS AIRMATA SEULAS SENYUMAN:.

(diubahsuai,diolah dan ditambah dari karya Kahlil Gibran)

Aku dalam daerah sepi bawah langit kirmizi
Aku dalam daerah sepi berteman kerajaan hati
Inginku berteriak pada langit
Tapi aku takut…langit tak mendengarku
Inginku berbisik pada angin
Tapi aku takut ... bisikanku terbang entah ke mana..

Di dasar relung jiwaku bergema nyanyian tanpa kata
Sebuah lagu yang bernafas dalam benih hatiku
Yang tak dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit
Ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yang nipis kainnya
Dan mengalirkan sayang namun bukan menyentuh bibirku
Dan mengagungkan cinta namun bukan memelukku

Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Dia tersemat dalam desah nafasku
Kerna aku risau dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras

Pabila kutatap penglihatan batinmu
Nampak di dalamnya bayangan dari bayangan
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa kan setengah kehadiranmu
Dan perilaku tanganku adalah saksi bisu kehadirannya

Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang
Ditemani cahaya rembulan yang setia bak pungguk merindu
Bagai titik-titik embun syahdu
Yang membongkar rahsia mawar layu
Siapa yang dapat mengalunkan lagu sepertimu?
Siapa yang dapat mencipta rentak degup jantungku?
Siapa yang dapat mendamaikan resah hatiku?

Kau yang bersemayam dalam hatiku
Kau bersama dalam setiap detak jantungku
Kau mengalir dalam setiap darahku
Dan aku tahu bahwa kau tahu
Dan kau juga begitu...

Pabila cinta memanggilmu
Ikutilah dia walau jalannya berliku
Dan apabila sayapnya merangkulmu
Pasrahlah serta menyerah
Walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu..

Dideklamasikan sempena Persembahan Malam Kemuncak MAISEN 2011..